Ini masih menyambung tulisan awal soal blog ini. Tentu bukan sepenuhnya menyengaja memenggal cerita asal usul nama blog. Ada kata asa, asah dan hati yang di tulisan awal saya padukan. Anda boleh menebak, dan….tentu saya pun bermaksud sama, menebak apa kira-kira yang Anda pikirkan, moga-moga fair ya,….hehehe (mulai agak cair sepertinya saat saya nulis ini).
Bisa jadi Anda sepakat dengan saya, dengan tema blog Mengasah Hati Menautkan Asa, saya bermaksud mengajak diri dan Anda semua yang bersedia hadir mengunjungi saya untuk saling mengasah hati melalui pencerahan yang, – saya yakin bisa datang dari mana saja, tapi semua berasal dari sumber yang satu – Allah Subhanahu Wa Ta’ala…Rabbul ‘Alamin sesuai keyakinan yang saya pegang teguh selamanya.
Ada banyak jalan dan cara, mngkin saat ini Anda sudah menemukannya, dan sebagiannya sedang menelusurinya, dan semoga tidak ada sisanya yang enggan mencari dan bahkan telah mematikan hati untuk mendapatkan pencerahan.
Saya, satu dari sebagian yang masuk dua bagian awal itu. Beberapa hal saya merasakan telah menemukan pencerahan yang menuai kedamaian hati, selebihnya banyak hal lain yang terus saya telusur meski kadang juga gelap hampir-hampir menabir mata batin menemukan cahayaNya.
Anda dan saya, tentu bisa saling beragi pengalaman pencerahan hati, dengan tulus dan semangat menautkan asa menjadikan hidup semakin berarti, untuk semua yang mendambakan kebahagiaan hakiki, dunia akherat.
Salam tulus penuh senyum kebahagiaan……………….